
August 21, 2026
Bagi sebagian hotel, televisi di kamar masih dipandang sebagai fasilitas hiburan. Padahal, perangkat yang sudah tersedia di hampir setiap kamar ini juga memiliki potensi sebagai media komunikasi dan pemasaran hotel.
Ketika dimanfaatkan dengan strategi yang tepat, layar TV dapat membantu memperkenalkan berbagai layanan kepada tamu sekaligus membuka peluang revenue tambahan tanpa harus melakukan hard selling secara langsung.
Tamu menghabiskan sebagian waktunya di dalam kamar. Ini membuat TV menjadi salah satu media yang memiliki kesempatan untuk berinteraksi dengan mereka secara langsung.
Hotel dapat menggunakan layar tersebut untuk memperkenalkan layanan yang mungkin belum diketahui tamu, seperti restoran, spa, room service, fasilitas rekreasi, hingga berbagai paket dan promo yang sedang berlangsung.
Misalnya, tamu yang awalnya tidak mengetahui adanya layanan spa di hotel dapat menemukan informasinya melalui TV. Dari sekadar melihat informasi, muncul peluang bagi tamu untuk mencoba layanan tersebut.
Inilah konsep hotel upselling yang dilakukan secara lebih natural.
Salah satu tantangan dalam melakukan promosi kepada tamu adalah bagaimana menyampaikan penawaran tanpa mengganggu pengalaman mereka.
TV hotel dapat menjadi solusi karena informasi tersedia ketika tamu memang sedang berada dalam kondisi santai. Konten dapat dirancang secara visual dan informatif sehingga terasa seperti bagian dari layanan hotel, bukan sekadar iklan.
Hotel juga dapat menyesuaikan konten berdasarkan periode tertentu, seperti promo akhir pekan, paket spa, menu musiman, atau acara yang sedang berlangsung.
Dengan begitu, layar TV tidak hanya menjadi media hiburan, tetapi juga digital touchpoint yang mendukung strategi pemasaran.
Nomaden TV membantu hotel memaksimalkan fungsi televisi sebagai media komunikasi sekaligus promosi.
Melalui fitur Hotel Info, hotel dapat menampilkan berbagai informasi mengenai fasilitas dan layanan yang tersedia. Konten tersebut dapat dimanfaatkan untuk memperkenalkan restoran, spa, fasilitas rekreasi, maupun layanan tambahan lainnya.
Hotel juga dapat memperbarui konten secara terpusat sehingga informasi mengenai promo atau penawaran tertentu dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Sementara itu, Welcome Screen dapat menjadi titik awal untuk memperkenalkan identitas dan layanan hotel sejak tamu memasuki kamar.
Dengan pendekatan tersebut, hotel tidak perlu menunggu tamu datang ke restoran atau bertanya kepada staf terlebih dahulu. Informasi mengenai layanan sudah tersedia di hadapan mereka.
Mengoptimalkan TV hotel bukan berarti mengubah kamar menjadi ruang iklan. Justru, kuncinya adalah menyampaikan informasi yang relevan dan memiliki nilai bagi tamu.
Ketika dilakukan dengan tepat, satu layar dapat menjalankan beberapa fungsi sekaligus: memberikan informasi, meningkatkan engagement, memperkenalkan fasilitas, dan mendukung hotel revenue.
Pada akhirnya, teknologi yang sudah tersedia di kamar dapat memberikan nilai yang lebih besar ketika dimanfaatkan bukan hanya untuk menghibur, tetapi juga untuk menciptakan peluang bisnis baru.