
September 21, 2026
Hotel punya banyak cara untuk menawarkan layanan tambahan kepada tamu. Promo restoran, paket spa, room service, hingga aktivitas hotel biasanya disampaikan melalui brosur, pesan digital, atau materi promosi di berbagai titik.
Masalahnya, tidak semua informasi yang ditawarkan relevan dengan kebutuhan tamu saat itu.
Bayangkan tamu baru tiba di hotel dan langsung melihat promo spa. Belum tentu ia tertarik. Namun, ketika sore hari setelah beraktivitas seharian ia melihat rekomendasi treatment yang tersedia, konteksnya sudah berbeda.
Di sinilah perbedaan antara promo dan suggestion menjadi penting.
Promo berfokus pada apa yang ingin hotel jual. Suggestion berfokus pada apa yang mungkin sedang dibutuhkan tamu.
Menawarkan layanan hotel bukan berarti harus terus-menerus memberikan diskon atau promosi.
Informasi yang sederhana pun bisa menjadi sebuah rekomendasi. Misalnya, mengingatkan tamu tentang pilihan sarapan, menunjukkan menu restoran saat jam makan, atau memperkenalkan fasilitas yang bisa digunakan selama menginap.
Pendekatan seperti ini terasa lebih natural karena informasi hadir sebagai bagian dari pengalaman menginap, bukan sekadar iklan.
Kuncinya adalah konteks. Informasi yang tepat, di waktu yang tepat, memiliki kemungkinan lebih besar untuk diperhatikan dibandingkan pesan yang terus muncul tanpa mempertimbangkan situasi tamu.
Nomaden TV dapat membantu hotel menyampaikan informasi layanan secara lebih kontekstual melalui layar televisi di kamar.
Melalui fitur Hotel Info, hotel dapat menampilkan berbagai informasi seperti fasilitas, restoran, menu, dan layanan yang tersedia. Informasi ini membuat tamu tidak harus mencari tahu semuanya sendiri melalui resepsionis atau media lain.
Dengan begitu, informasi tentang layanan tidak berhenti sebagai materi promosi, tetapi dapat menjadi bagian dari perjalanan tamu selama menginap.
Sementara itu, fitur Around Us dapat digunakan untuk memperkenalkan aktivitas atau tempat menarik di sekitar hotel. Rekomendasi semacam ini juga dapat memperkaya pengalaman tamu tanpa terasa seperti hard selling.
Pada akhirnya, teknologi hotel tidak harus selalu digunakan untuk menjual lebih banyak. Teknologi juga bisa membantu hotel menawarkan sesuatu dengan cara yang lebih relevan.
Karena ketika sebuah layanan muncul tepat saat tamu membutuhkannya, rasanya bukan seperti sedang ditawari.
Rasanya seperti mendapat rekomendasi.